Bali Wedding Planner

BALI TOUR TRAVEL

Yuk Liburan ke Bali

Langkah Demi Langkah Milan menuju Scudetto


AC Milan resmi menjadi juara Italia untuk kali ke-18 usai menahan imbang AS Roma tanpa gol pada Minggu (8/5) dinihari WIB sekaligus memupus harapan Inter Milan untuk mengejar dalam tiga giornata tersisa. Sukses mereka telah diprediksi bakal disambut dengan selebrasi besar-besaran di Piazza del Duomo, pusat kota Milan, oleh fans Rossoneri yang terakhir kali merayakan scudetto pada 2004.

Dengan hasil ini, Milan telah mengumpulkan 78 poin dari 36 kali main. Sedangkan Inter yang akan menjamu Fiorentina nanti malam terpaut sembilan angka. Milan unggul head-to-head atas Inter, sehingga hasil nanti malam tidak akan berdampak pada urutan pemuncak klasemen Serie A Italia hingga akhir musim.

Perjalanan Milan musim ini tak selalu mulus, bahkan start mereka tergolong lambat. Tapi, tak diragukan lagi mereka adalah tim terbaik di Italia saat ini. Kemenangan ganda atas Inter dan Napoli terbukti vital, dengan keberhasilan mengunci poin penuh di kandang sendiri atas dua pesaing utama tersebut datang di fase penting ritorno ketika performa Milan tampak mulai menurun.

Dampak kedatangan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho musim panas silam tak boleh dipandang remeh, begitu juga dengan tambahan Antonio Cassano dan Mark van Bommel pada Januari yang bisa dianggap sebagai perekrutan cermat. Pelatih Massimiliano Allegri juga patut mendapat pujian atas caranya menangani tim di musim perdananya memimpin salah satu dari lima klub besar Italia.

Di bawah ini, kami mengajak Anda melihat kembali petualangan Milan laga demi laga


AGUSTUS
GIORNATA 1 - 29 Agustus - LECCE (k) Menang 4-0

Ronaldinho menjadi otak permainan kala Rossoneri menyuguhkan tontonan apik bagi Zlatan Ibrahimovic, yang diperkenalkan pada fans barunya di masa half-time.
Pato 16, 28, Thiago Silva 23, Inzaghi 90


SEPTEMBER
GIORNATA 2 - 11 Sep - CESENA (t) Kalah 0-2
Partai yang dirancang untuk debut Ibrahimovic dan rekrutan baru lainnya, Robinho, berjalan datar bagi Milan karena justru tim promosi Cesena yang mencetak kejutan. Penyerang raksasa Swedia itu bahkan gagal mengonversi penalti di babak II, meski gol Bogdani dan Giaccherini sudah lebih dulu membuat laga di luar jangkauan Milan.

GIORNATA 3 - 18 Sep - CATANIA (k) Seri 1-1
Start lambat Milan berlanjut setelah Ciro Capuano membobol gawang Abbiati dengan tembakan voli kaki kiri. Beruntung, si old crack Filippo Inzaghi kembali memperlihatkan insting predatornya untuk menyamakan kedudukan.
Inzaghi 45

GIORNATA 4 - 22 Sep - LAZIO (t) Seri 1-1
Kans awal Ibrahimovic sempat ditangkal Fernando Muslera sebelum akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-66, tapi Lazio sanggup bangkit dan membalas di pengujung pertandingan lewat Sergio Floccari.
Ibrahimovic 66

GIORNATA 5 - 25 Sep - GENOA (k) Menang 1-0
Kemenangan di bulan September akhirnya datang juga dengan cara yang bakal familiar: lewat Ibrahimovic. Ibra mengalahkan dua pemain lawan untuk melesakkan bola melewati kiper Eduardo setelah Rossoneri bermain kurang meyakinkan.
Ibrahimovic 49


OKTOBER

GIORNATA 6 - 2 Okt - PARMA (k) Menang 1-0

Tampil di Sabtu malam membuat Diavoli memiliki kans untuk bertengger sejenak di puncak Serie A, dan gol spektakuler Andrea Pirlo dari jarak 30 meter merealisasikannya. Milan pun mulai menunjukkan ambisi scudetto.
Pirlo 25

GIORNATA 7 - 16 Okt - CHIEVO (k) Menang 3-1
Milan akhirnya bisa mengemas lebih dari satu gol untuk kali pertama dalam enam partai setelah Pato mencatat sepasang gol di babak I. Ibra tak sengaja membobol gawang sendiri karena ditekan Bostjan Cesar sebelum gol debut Robinho memastikan tiga angka.
Pato 18, 30, Robinho 90+3

GIORNATA 8 - 25 Okt - NAPOLI (t) Menang 2-1


Penampilan terbaik Massimo Oddo musim ini berujung kemenangan bagi Rossoneri. Tendangan kaki kiri Robinho dan sundulan Ibrahimovic yang semuanya berasal dari crossing Oddo membuat gol cantik Lavezzi hanya bersifat konsolasi.
Robinho 22, Ibrahimovic 72

GIORNATA 9 - 30 Okt - JUVENTUS (k) Kalah 1-2


Juve mencuat dalam laga ini dan kecerobohan pertahanan Milan mendapat ganjaran dengan hilangnya poin di San Siro. Quagliarella dan Del Piero membuat tim tuan rumah sulit mengejar meski gol telat Ibrahimovic sempat menumbuhkan harapan.
Ibrahimovic 82

NOVEMBER
GIORNATA 10 - 7 Nov - BARI (t) Menang 3-2
Dalam sebuah thriller di provinsi Puglia, gol kapten Ambrosini dan pemain yang jarang jadi starter, Flamini, membuat Milan mengontrol laga. Pato mengembalikan keunggulan dua bola setelah Kutuzov sempat membalas. Gol Barreto datang terlambat bagi tuan rumah.
Ambrosini 5, Flamini 31, Pato 72

GIORNATA 11 - 10 Nov - PALERMO (k) Menang 3-1
Rossoneri bersiap menatap derby dengan penuh gaya. Mereka menang meyakinkan atas Palermo. Armin Bacinovic menyamakan gol Pato, tapi penalti Ibrahimovic dan aksi Robinho jelang laga berakhir mengunci angka maksimal.
Pato 19, Ibrahimovic (pen) 77, Robinho 83

GIORNATA 12 - 14 Nov - INTER (t) Menang 1-0
Kemenangan krusial dihadirkan Zlatan Ibrahimovic yang mencetak gol di hadapan fans lamanya di Curva Nord. Eksekusi penalti di menit kelima menyusul pelanggaran Materazzi tersebut cukup untuk menundukkan Inter.
Ibrahimovic (pen) 5


GIORNATA 13 - 20 Nov - FIORENTINA (k) Menang 1-0
Ibrahimovic sekali lagi menjadi pembeda saat I Viola, yang sebenarnya bermain lebih impresif, gagal memaksimalkan performa gemilang Cerci dan Ljajic. Pemain Swedia itu melepaskan tendangan voli di akhir paruh pertama untuk membungkus tiga poin.
Ibrahimovic 45

GIORNATA 14 - 27 Nov - SAMPDORIA (t) Seri 1-1
Kapabilitas Milan membobol gawang lawan sesaat sebelum half-time kembali menolong. Kali ini Robinho yang masuk scoresheet. Il Samp yang minus Cassano menyeimbangkan skor lewat Pazzini untuk menggagalkan Milan membukukan rekor 100 persen di bulan November.
Robinho 43

DESEMBER

GIORNATA 15 - 4 Des - BRESCIA (k) Menang 3-0
Milan mengacak-acak Rondinelle begitu kick-off digelar. Boateng, Robinho, dan Ibrahimovic langsung jauh memimpin di setengah jam awal. Sang capolista sedikit melepaskan kaki dari pedal gas usai jeda di tengah cuaca dingin San Siro.
Boateng 4, Robinho 28, Ibrahimovic 31


GIORNATA 16 - 12 Des - BOLOGNA (t) Menang 3-0
Berselang sepekan, tiga pemain yang sama kembali mencatatkan diri pada papan skor dalam laga yang semula diduga bakal menyulitkan Milan. Ibrahimovic kembali menjadi inspirator dan memastikan status pemuncak tetap digenggam di waktu Natal.
Boateng 9, Robinho 35, Ibrahimovic 60

GIORNATA 17 - 18 Des - ROMA (k) Kalah 0-1
Marco Borriello datang untuk menghantui klub pemiliknya dengan menuntaskan crossing rendah Jeremy Menez. Hasil ini membuat Milan hanya unggul tiga angka di tempat teratas Serie A saat pergantian tahun.

JANUARI
GIORNATA 18 - 6 Jan - CAGLIARI (t) Menang 1-0
Minus Ibrahimovic yang terkena akumulasi kartu, Milan memetik kemenangan dengan bantuan Antonio Cassano yang mengirim assist bagi gol kemenangan Rodney Strasser ketika hasil seri tampak nyata di depan mata.
Strasser 85

GIORNATA 19 - 9 Jan - UDINESE (k) Seri 4-4
Sempat tertinggal 1-0 dan 3-1, gol kedua Alexandre Pato menyetarakan keadaan. Setelah gol German Denis di menit ke-89, Milan masih sanggup menuai sebiji poin berkat Ibrahimovic di menit ke-93.
Pato 45, 82, Benatia (bd) 78, Ibrahimovic 90+3

GIORNATA 20 - 16 Jan - LECCE (t) Seri 1-1
Gol keren Ibrahimovic --via tendangan voli kaki kiri melewati jangkauan Rosati dengan setengah badannya membelakangi gawang-- terlihat akan memberi poin penuh, tapi Rubin Olivera sukses memanfaatkan kesalahan Nesta untuk membuyarkan kemenangan Milan.
Ibrahimovic 49

GIORNATA 21 - 23 Jan - CESENA (k) Menang 2-0
Ibra mungkin tak bermain baik, tapi ia kembali jadi penentu saat Milan membalas kekalahan di giornata 2. Pellegrino melakukan gol bunuh diri karena tekanan Ibra, yang kemudian membukukan gol di masa injury time.
Pellegrino (bd) 45, Ibrahimovic 90+2

GIORNATA 22 - 29 Jan - CATANIA (t) Menang 2-0
Rossoneri terus berlari kendati Mark van Bommel dikartu merah saat skor masih kacamata di Angelo Massimino. Robinho menyambut free-kick Ibrahimovic sebelum kedua pemain tersebut bertukar peran lima menit sebelum pertandingan rampung.
Robinho 58, Ibrahimovic 85
FEBRUARI
GIORNATA 23 - 1 Feb - LAZIO (k) Seri 0-0
Upaya Ibrahimovic dua kali mengenai tiang dengan satu tembakan kala Milan memperlebar jarak jadi lima poin dengan peringkat kedua. Di pertandingan ini, Rossoneri kehilangan debutan Nicola Legrottaglie karena cedera kepala parah.


GIORNATA 24 - 6 Feb - GENOA (t) Seri 1-1
Napoli memangkas selisih ke angka tiga setelah Antonio Floro Flores membatalkan keunggulan Milan yang dibuka Pato, meski Diavoli sempat mencetak gol kedua yang dianulir karena off-side saat kedudukan masih 1-0.
Pato 29

GIORNATA 25 - 12 Feb - PARMA (k) Menang 4-0

Satu gol dan dua assist dari Antonio Cassano mengantar Rossoneri meraih kemenangan mutlak. Clarence Seedorf membukukan gol pertamanya musim ini dan Robinho mengemas sepasang gol dalam skor kemenangan terbesar sejak pekan perdana.
Seedorf 8, Cassano 17, Robinho 62, 65


GIORNATA 26 - 20 Feb - CHIEVO (t) Menang 2-1

Pascakekalahan di Liga Champions dari Tottenham, Milan langsung bangkit demi merayakan 25 tahun kepemimpinan Silvio Berlusconi dengan tripoin. Robinho dan Pato melesakkan gol dalam balutan seragam khusus yang ditandatangani oleh sang presiden.
Robinho 25, Pato 82

GIORNATA 27 - 28 Feb - NAPOLI (k) Menang 3-0
Salah satu kemenangan terbesar Milan musim ini. Ibrahimovic dan Pato menyuguhkan kombinasi apik untuk meredam keraguan. Kedua pemain ini mencetak gol yang mengapit lesakkan Boateng. Surplus poin pun kembali menjauh jadi lima.
Ibrahimovic (pen) 49, Boateng 77, Pato 80

MARET

GIORNATA 28 - 5 Mar - JUVENTUS (t) Menang 1-0
Sang pemimpin klasemen menambah deret kemenangan setelah menjungkalkan Bianconeri lewat tendangan Gennaro Gattuso di paruh kedua. Sukses mereka datang melalui sokongan performa gemilang Robinho yang baru turun usai jeda.
Gattuso 68

GIORNATA 29 - 13 Mar - BARI (k) Seri 1-1
Sesudah tersingkir dari kancah Eropa, Milan juga mendapat hasil kurang memuaskan di liga. Zlatan Ibrahimovic diusir wasit karena memukul Marco Rossi, namun sepuluh pemain Milan merengkuh satu angka berkat gol Cassano ke gawang mantan klubnya.
Cassano 82

GIORNATA 30 - 19 Mar - PALERMO (t) Kalah 0-1
Gol cepat Dorin Goian di sepuluh menit awal ternyata tak bisa dikejar Milan tatkala Palermo mengukir satu-satunya kemenangan di bawah asuhan Serse Cosmi. Tanpa Ibrahimovic yang menerima suspensi, Rossoneri tak pernah benar-benar mengancam dan Rosanero pantas keluar sebagai pemenang.

APRIL

GIORNATA 31 - 2 Apr - INTER (k) Menang 3-0
Pato membukukan dua gol, termasuk satu yang dilesakkan pada detik ke-45 kala Milan memastikan kemenangan dobel di derby sekaligus mengambil langkah penting menuju titel. Penalti Cassano melengkapkan pesta sebelum dia menerima kartu merah saat injury time.
Pato 1, 62, Cassano (pen) 90

GIORNATA 32 - 10 Apr - FIORENTINA (t) Menang 2-1

Milan menjawab keberhasilan Napoli di markas Bologna dengan kemenangan atas Fiorentina untuk memastikan selisih tetap tiga angka meski harus kehilangan Ibrahimovic yang menerima kartu merah lagi. Seedorf dan Pato membuat Milan mengontrol laga sebelum Vargas mencetak gol hiburan bagi I Viola.
Seedorf 8, Pato 41

GIORNATA 33 - 16 Apr - SAMPDORIA (k) Menang 3-0

Il Samp luluh lantak di tangan sang capolista yang melanjutkan raihan positif di bulan April. Tendangan bebas Seedorf membuka skor sebelum Cassano mengonversi penalti dan melepaskan assist untuk Robinho di babak II.
Seedorf 20, Cassano (pen) 54, Robinho 61


GIORNATA 34 - 23 Apr - BRESCIA (t) Menang 1-0

Titel tinggal berjarak empat poin usai kemenangan di Mario Rigamonti. Antonio Cassano membuang empat peluang sebelum memberikan operan bagi gol Robinho di hadapan ribuan suporter lawan.
Robinho 82

MEI

GIORNATA 35 - 1 Mei - BOLOGNA (k) Menang 1-0
Milan yang bermain gugup mampu mempertahankan keunggulan yang tercipta berkat gol cepat Mathieu Flamini. Henry Gimenez dan Miguel Angel Bristos menyia-nyiakan kesempatan emas untuk menyeimbangkan skor bagi Rossoblu.
Flamini 8

GIORNATA 36 - 8 Mei - ROMA (t) Seri 0-0
AS Roma tentunya tidak ingin dipermalukan di hadapan publik sendiri, sehingga pertandingan di Stadio Olimpico berlangsung ketat. Namun solidnya pertahanan Rossoneri sulit dibongkar Giallorossi. Alhasil, Milan sukses meraup satu poin sekaligus mengamankan scudetto untuk pertama kalinya sejak 2004