Bali Wedding Planner

BALI TOUR TRAVEL

Yuk Liburan ke Bali

Langkah Demi Langkah Milan menuju Scudetto


AC Milan resmi menjadi juara Italia untuk kali ke-18 usai menahan imbang AS Roma tanpa gol pada Minggu (8/5) dinihari WIB sekaligus memupus harapan Inter Milan untuk mengejar dalam tiga giornata tersisa. Sukses mereka telah diprediksi bakal disambut dengan selebrasi besar-besaran di Piazza del Duomo, pusat kota Milan, oleh fans Rossoneri yang terakhir kali merayakan scudetto pada 2004.

Dengan hasil ini, Milan telah mengumpulkan 78 poin dari 36 kali main. Sedangkan Inter yang akan menjamu Fiorentina nanti malam terpaut sembilan angka. Milan unggul head-to-head atas Inter, sehingga hasil nanti malam tidak akan berdampak pada urutan pemuncak klasemen Serie A Italia hingga akhir musim.

Perjalanan Milan musim ini tak selalu mulus, bahkan start mereka tergolong lambat. Tapi, tak diragukan lagi mereka adalah tim terbaik di Italia saat ini. Kemenangan ganda atas Inter dan Napoli terbukti vital, dengan keberhasilan mengunci poin penuh di kandang sendiri atas dua pesaing utama tersebut datang di fase penting ritorno ketika performa Milan tampak mulai menurun.

Dampak kedatangan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho musim panas silam tak boleh dipandang remeh, begitu juga dengan tambahan Antonio Cassano dan Mark van Bommel pada Januari yang bisa dianggap sebagai perekrutan cermat. Pelatih Massimiliano Allegri juga patut mendapat pujian atas caranya menangani tim di musim perdananya memimpin salah satu dari lima klub besar Italia.

Di bawah ini, kami mengajak Anda melihat kembali petualangan Milan laga demi laga


AGUSTUS
GIORNATA 1 - 29 Agustus - LECCE (k) Menang 4-0

Ronaldinho menjadi otak permainan kala Rossoneri menyuguhkan tontonan apik bagi Zlatan Ibrahimovic, yang diperkenalkan pada fans barunya di masa half-time.
Pato 16, 28, Thiago Silva 23, Inzaghi 90


SEPTEMBER
GIORNATA 2 - 11 Sep - CESENA (t) Kalah 0-2
Partai yang dirancang untuk debut Ibrahimovic dan rekrutan baru lainnya, Robinho, berjalan datar bagi Milan karena justru tim promosi Cesena yang mencetak kejutan. Penyerang raksasa Swedia itu bahkan gagal mengonversi penalti di babak II, meski gol Bogdani dan Giaccherini sudah lebih dulu membuat laga di luar jangkauan Milan.

GIORNATA 3 - 18 Sep - CATANIA (k) Seri 1-1
Start lambat Milan berlanjut setelah Ciro Capuano membobol gawang Abbiati dengan tembakan voli kaki kiri. Beruntung, si old crack Filippo Inzaghi kembali memperlihatkan insting predatornya untuk menyamakan kedudukan.
Inzaghi 45

GIORNATA 4 - 22 Sep - LAZIO (t) Seri 1-1
Kans awal Ibrahimovic sempat ditangkal Fernando Muslera sebelum akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-66, tapi Lazio sanggup bangkit dan membalas di pengujung pertandingan lewat Sergio Floccari.
Ibrahimovic 66

GIORNATA 5 - 25 Sep - GENOA (k) Menang 1-0
Kemenangan di bulan September akhirnya datang juga dengan cara yang bakal familiar: lewat Ibrahimovic. Ibra mengalahkan dua pemain lawan untuk melesakkan bola melewati kiper Eduardo setelah Rossoneri bermain kurang meyakinkan.
Ibrahimovic 49


OKTOBER

GIORNATA 6 - 2 Okt - PARMA (k) Menang 1-0

Tampil di Sabtu malam membuat Diavoli memiliki kans untuk bertengger sejenak di puncak Serie A, dan gol spektakuler Andrea Pirlo dari jarak 30 meter merealisasikannya. Milan pun mulai menunjukkan ambisi scudetto.
Pirlo 25

GIORNATA 7 - 16 Okt - CHIEVO (k) Menang 3-1
Milan akhirnya bisa mengemas lebih dari satu gol untuk kali pertama dalam enam partai setelah Pato mencatat sepasang gol di babak I. Ibra tak sengaja membobol gawang sendiri karena ditekan Bostjan Cesar sebelum gol debut Robinho memastikan tiga angka.
Pato 18, 30, Robinho 90+3

GIORNATA 8 - 25 Okt - NAPOLI (t) Menang 2-1


Penampilan terbaik Massimo Oddo musim ini berujung kemenangan bagi Rossoneri. Tendangan kaki kiri Robinho dan sundulan Ibrahimovic yang semuanya berasal dari crossing Oddo membuat gol cantik Lavezzi hanya bersifat konsolasi.
Robinho 22, Ibrahimovic 72

GIORNATA 9 - 30 Okt - JUVENTUS (k) Kalah 1-2


Juve mencuat dalam laga ini dan kecerobohan pertahanan Milan mendapat ganjaran dengan hilangnya poin di San Siro. Quagliarella dan Del Piero membuat tim tuan rumah sulit mengejar meski gol telat Ibrahimovic sempat menumbuhkan harapan.
Ibrahimovic 82

NOVEMBER
GIORNATA 10 - 7 Nov - BARI (t) Menang 3-2
Dalam sebuah thriller di provinsi Puglia, gol kapten Ambrosini dan pemain yang jarang jadi starter, Flamini, membuat Milan mengontrol laga. Pato mengembalikan keunggulan dua bola setelah Kutuzov sempat membalas. Gol Barreto datang terlambat bagi tuan rumah.
Ambrosini 5, Flamini 31, Pato 72

GIORNATA 11 - 10 Nov - PALERMO (k) Menang 3-1
Rossoneri bersiap menatap derby dengan penuh gaya. Mereka menang meyakinkan atas Palermo. Armin Bacinovic menyamakan gol Pato, tapi penalti Ibrahimovic dan aksi Robinho jelang laga berakhir mengunci angka maksimal.
Pato 19, Ibrahimovic (pen) 77, Robinho 83

GIORNATA 12 - 14 Nov - INTER (t) Menang 1-0
Kemenangan krusial dihadirkan Zlatan Ibrahimovic yang mencetak gol di hadapan fans lamanya di Curva Nord. Eksekusi penalti di menit kelima menyusul pelanggaran Materazzi tersebut cukup untuk menundukkan Inter.
Ibrahimovic (pen) 5


GIORNATA 13 - 20 Nov - FIORENTINA (k) Menang 1-0
Ibrahimovic sekali lagi menjadi pembeda saat I Viola, yang sebenarnya bermain lebih impresif, gagal memaksimalkan performa gemilang Cerci dan Ljajic. Pemain Swedia itu melepaskan tendangan voli di akhir paruh pertama untuk membungkus tiga poin.
Ibrahimovic 45

GIORNATA 14 - 27 Nov - SAMPDORIA (t) Seri 1-1
Kapabilitas Milan membobol gawang lawan sesaat sebelum half-time kembali menolong. Kali ini Robinho yang masuk scoresheet. Il Samp yang minus Cassano menyeimbangkan skor lewat Pazzini untuk menggagalkan Milan membukukan rekor 100 persen di bulan November.
Robinho 43

DESEMBER

GIORNATA 15 - 4 Des - BRESCIA (k) Menang 3-0
Milan mengacak-acak Rondinelle begitu kick-off digelar. Boateng, Robinho, dan Ibrahimovic langsung jauh memimpin di setengah jam awal. Sang capolista sedikit melepaskan kaki dari pedal gas usai jeda di tengah cuaca dingin San Siro.
Boateng 4, Robinho 28, Ibrahimovic 31


GIORNATA 16 - 12 Des - BOLOGNA (t) Menang 3-0
Berselang sepekan, tiga pemain yang sama kembali mencatatkan diri pada papan skor dalam laga yang semula diduga bakal menyulitkan Milan. Ibrahimovic kembali menjadi inspirator dan memastikan status pemuncak tetap digenggam di waktu Natal.
Boateng 9, Robinho 35, Ibrahimovic 60

GIORNATA 17 - 18 Des - ROMA (k) Kalah 0-1
Marco Borriello datang untuk menghantui klub pemiliknya dengan menuntaskan crossing rendah Jeremy Menez. Hasil ini membuat Milan hanya unggul tiga angka di tempat teratas Serie A saat pergantian tahun.

JANUARI
GIORNATA 18 - 6 Jan - CAGLIARI (t) Menang 1-0
Minus Ibrahimovic yang terkena akumulasi kartu, Milan memetik kemenangan dengan bantuan Antonio Cassano yang mengirim assist bagi gol kemenangan Rodney Strasser ketika hasil seri tampak nyata di depan mata.
Strasser 85

GIORNATA 19 - 9 Jan - UDINESE (k) Seri 4-4
Sempat tertinggal 1-0 dan 3-1, gol kedua Alexandre Pato menyetarakan keadaan. Setelah gol German Denis di menit ke-89, Milan masih sanggup menuai sebiji poin berkat Ibrahimovic di menit ke-93.
Pato 45, 82, Benatia (bd) 78, Ibrahimovic 90+3

GIORNATA 20 - 16 Jan - LECCE (t) Seri 1-1
Gol keren Ibrahimovic --via tendangan voli kaki kiri melewati jangkauan Rosati dengan setengah badannya membelakangi gawang-- terlihat akan memberi poin penuh, tapi Rubin Olivera sukses memanfaatkan kesalahan Nesta untuk membuyarkan kemenangan Milan.
Ibrahimovic 49

GIORNATA 21 - 23 Jan - CESENA (k) Menang 2-0
Ibra mungkin tak bermain baik, tapi ia kembali jadi penentu saat Milan membalas kekalahan di giornata 2. Pellegrino melakukan gol bunuh diri karena tekanan Ibra, yang kemudian membukukan gol di masa injury time.
Pellegrino (bd) 45, Ibrahimovic 90+2

GIORNATA 22 - 29 Jan - CATANIA (t) Menang 2-0
Rossoneri terus berlari kendati Mark van Bommel dikartu merah saat skor masih kacamata di Angelo Massimino. Robinho menyambut free-kick Ibrahimovic sebelum kedua pemain tersebut bertukar peran lima menit sebelum pertandingan rampung.
Robinho 58, Ibrahimovic 85
FEBRUARI
GIORNATA 23 - 1 Feb - LAZIO (k) Seri 0-0
Upaya Ibrahimovic dua kali mengenai tiang dengan satu tembakan kala Milan memperlebar jarak jadi lima poin dengan peringkat kedua. Di pertandingan ini, Rossoneri kehilangan debutan Nicola Legrottaglie karena cedera kepala parah.


GIORNATA 24 - 6 Feb - GENOA (t) Seri 1-1
Napoli memangkas selisih ke angka tiga setelah Antonio Floro Flores membatalkan keunggulan Milan yang dibuka Pato, meski Diavoli sempat mencetak gol kedua yang dianulir karena off-side saat kedudukan masih 1-0.
Pato 29

GIORNATA 25 - 12 Feb - PARMA (k) Menang 4-0

Satu gol dan dua assist dari Antonio Cassano mengantar Rossoneri meraih kemenangan mutlak. Clarence Seedorf membukukan gol pertamanya musim ini dan Robinho mengemas sepasang gol dalam skor kemenangan terbesar sejak pekan perdana.
Seedorf 8, Cassano 17, Robinho 62, 65


GIORNATA 26 - 20 Feb - CHIEVO (t) Menang 2-1

Pascakekalahan di Liga Champions dari Tottenham, Milan langsung bangkit demi merayakan 25 tahun kepemimpinan Silvio Berlusconi dengan tripoin. Robinho dan Pato melesakkan gol dalam balutan seragam khusus yang ditandatangani oleh sang presiden.
Robinho 25, Pato 82

GIORNATA 27 - 28 Feb - NAPOLI (k) Menang 3-0
Salah satu kemenangan terbesar Milan musim ini. Ibrahimovic dan Pato menyuguhkan kombinasi apik untuk meredam keraguan. Kedua pemain ini mencetak gol yang mengapit lesakkan Boateng. Surplus poin pun kembali menjauh jadi lima.
Ibrahimovic (pen) 49, Boateng 77, Pato 80

MARET

GIORNATA 28 - 5 Mar - JUVENTUS (t) Menang 1-0
Sang pemimpin klasemen menambah deret kemenangan setelah menjungkalkan Bianconeri lewat tendangan Gennaro Gattuso di paruh kedua. Sukses mereka datang melalui sokongan performa gemilang Robinho yang baru turun usai jeda.
Gattuso 68

GIORNATA 29 - 13 Mar - BARI (k) Seri 1-1
Sesudah tersingkir dari kancah Eropa, Milan juga mendapat hasil kurang memuaskan di liga. Zlatan Ibrahimovic diusir wasit karena memukul Marco Rossi, namun sepuluh pemain Milan merengkuh satu angka berkat gol Cassano ke gawang mantan klubnya.
Cassano 82

GIORNATA 30 - 19 Mar - PALERMO (t) Kalah 0-1
Gol cepat Dorin Goian di sepuluh menit awal ternyata tak bisa dikejar Milan tatkala Palermo mengukir satu-satunya kemenangan di bawah asuhan Serse Cosmi. Tanpa Ibrahimovic yang menerima suspensi, Rossoneri tak pernah benar-benar mengancam dan Rosanero pantas keluar sebagai pemenang.

APRIL

GIORNATA 31 - 2 Apr - INTER (k) Menang 3-0
Pato membukukan dua gol, termasuk satu yang dilesakkan pada detik ke-45 kala Milan memastikan kemenangan dobel di derby sekaligus mengambil langkah penting menuju titel. Penalti Cassano melengkapkan pesta sebelum dia menerima kartu merah saat injury time.
Pato 1, 62, Cassano (pen) 90

GIORNATA 32 - 10 Apr - FIORENTINA (t) Menang 2-1

Milan menjawab keberhasilan Napoli di markas Bologna dengan kemenangan atas Fiorentina untuk memastikan selisih tetap tiga angka meski harus kehilangan Ibrahimovic yang menerima kartu merah lagi. Seedorf dan Pato membuat Milan mengontrol laga sebelum Vargas mencetak gol hiburan bagi I Viola.
Seedorf 8, Pato 41

GIORNATA 33 - 16 Apr - SAMPDORIA (k) Menang 3-0

Il Samp luluh lantak di tangan sang capolista yang melanjutkan raihan positif di bulan April. Tendangan bebas Seedorf membuka skor sebelum Cassano mengonversi penalti dan melepaskan assist untuk Robinho di babak II.
Seedorf 20, Cassano (pen) 54, Robinho 61


GIORNATA 34 - 23 Apr - BRESCIA (t) Menang 1-0

Titel tinggal berjarak empat poin usai kemenangan di Mario Rigamonti. Antonio Cassano membuang empat peluang sebelum memberikan operan bagi gol Robinho di hadapan ribuan suporter lawan.
Robinho 82

MEI

GIORNATA 35 - 1 Mei - BOLOGNA (k) Menang 1-0
Milan yang bermain gugup mampu mempertahankan keunggulan yang tercipta berkat gol cepat Mathieu Flamini. Henry Gimenez dan Miguel Angel Bristos menyia-nyiakan kesempatan emas untuk menyeimbangkan skor bagi Rossoblu.
Flamini 8

GIORNATA 36 - 8 Mei - ROMA (t) Seri 0-0
AS Roma tentunya tidak ingin dipermalukan di hadapan publik sendiri, sehingga pertandingan di Stadio Olimpico berlangsung ketat. Namun solidnya pertahanan Rossoneri sulit dibongkar Giallorossi. Alhasil, Milan sukses meraup satu poin sekaligus mengamankan scudetto untuk pertama kalinya sejak 2004

kostum baru ac milan musim 2011/2012


Milan meluncurkan kostum baru untuk musim depan .
Garis yang lebih tipis dan leher kru putih. Bahan teknologi tinggi yang dikombinasikan dengan sebuah desain yang membawa kembali kenangan kaos Rossoneri di tahun-tahun awal abad ke-20.
Kostum ini akan dipakai untuk pertama kali saat menjamu cagliari di pekan ke 37.
FORZA MILAN

klasemen sementara liga liga italia , liga inggris , liga spanyol,liga Jerman 2 mei 2011

Seri A





No.







Klub M M S K SG Nilai
1. AC Milan 35 23 8 4 61 - 23 77
2. Inter 35 21 6 8 62 - 39 69
3. Napoli 35 21 5 9 55 - 34 68
4. Lazio 34 18 6 10 46 - 32 60
5. Udinese 35 18 5 12 61 - 42 59
6. AS Roma 35 17 8 10 55 - 49 59
7. Juventus 34 14 11 9 52 - 42 53
8. Palermo 35 15 5 15 53 - 59 50
























Premier League




No.







Klub M M S K SG Nilai
1. Manchester United 35 21 10 4 71 - 33 73
2. Chelsea 35 21 7 7 65 - 28 70
3. Arsenal 35 19 10 6 68 - 36 67
4. Manchester City 34 18 8 8 53 - 31 62
5. Liverpool 35 16 7 12 54 - 39 55
6. Tottenham Hotspur 34 14 13 7 50 - 43 55
7. Everton 35 11 15 9 48 - 43 48
8. Bolton Wanderers 35 12 10 13 48 - 48 46
























Liga Spanyol





No.







Klub M M S K SG Nilai
1. Barcelona 34 28 4 2 89 - 19 88
2. Real Madrid 34 25 5 4 81 - 29 80
3. Valencia 34 19 6 9 57 - 42 63
4. Villarreal 34 18 6 10 53 - 40 60
5. Atletico Madrid 34 15 7 12 55 - 44 52
6. Sevilla 34 15 7 12 52 - 49 52
7. Athletic Bilbao 33 16 3 14 50 - 47 51
8. Espanyol 33 14 3 16 40 - 46 45
























Bundesliga





No.







Klub M M S K SG Nilai
1. Borussia Dortmund 32 22 6 4 64 - 19 72
2. Bayer Leverkusen 32 19 7 6 62 - 43 64
3. Hannover 96 32 18 3 11 45 - 42 57
4. Bayern Munich 31 16 8 7 67 - 37 56
5. Mainz 32 16 4 12 47 - 36 52
6. Nurnberg 32 13 8 11 45 - 40 47
7. Hamburg SV 32 13 7 12 48 - 50 46
8. Freiburg 32 13 5 14 41 - 47 44

milan vs bologna - 1 mei 2011

MILAN: Abbiati, Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta, Flamini, Ambrosini, Seedorf, Boateng, Robinho, Cassano.
BOLOGNA: Viviano, Moras, Portanova, Britos, Cherubin, Mutarelli, Mudingayi, Meggiorini, Ekdal, Rubin, Di Vaio

flamini membawa milan unggul 1 - 0
1 poin lagi untuk scudetto...
Milan-Bologna 1-0! I rossoneri sono a un punto dallo Scudetto!

Milan-Bologna 1-0! The red&black are one point away from the Scudetto!

Brescia 0 milan 1

Susunan pemain
Brescia: Arcari; Zambelli, Zebina, Bega; Berardi, Vass (Baiocco 53), Zanetti (Filippini 71), Hetemaj; Diamanti; Eder, Carracciolo (Jonathas 73)

Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta; Flamini, Van Bommel, Seedorf; Boateng (Emanuelson 70); Cassano (Ambrosini 84), Robinho

AC Milan kembali membuka jarak dengan para penguntitnya usai mengalahkan Brescia 1-0. Gol tunggal Rossoneri diciptakan oleh Robinho di fase-fase akhir pertandingan.

Bermain di kandang Brescia, Stadion Mario Rigamonti, Minggu (24/4/2011) dinihari WIB, Milan harus menunggu hingga menit 82 untuk melihat gol kemenangannya tercipta.

Tiga angka yang direbut dari Brescia membuat Milan mengoleksi 74 angka dari 34 pertandingan, unggul delapan angka dari Inter Milan yang menguntit dari posisi kedua serta sembilan angka di atas Napoli.

Dengan selisih angka seperti itu, maka Milan bisa memastikan gelar juara Seri A pada pekan ke-36 dengan asumsi pada pekan ke-35 dan 36 Milan dan Inter sama-sama menang.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berlangsung tiga menit ketika Milan sudah sangat dekat dengan gol pembuka. Sepakan Mathieu Flamini dari dalam kotak penalti membentur tiang gawang Brescia.

Lima menit kemudian, Milan kembali mengancam gawang Brescia lewat tendangan jarak jauh Clarence Seedorf. Tapi kiper Brescia, Michele Arcari, sigap menepisnya keluar.

Saat babak pertama tinggal berusia empat menit, Milan kembali memperoleh peluang. Kali ini, umpan silang Kevin Prince Boateng ditanduk Antonio Cassano, tapi bola melayang di atas mistar Brescia.

Di babak kedua, Milan sudah tidak lagi dominan seperti sebelumnya. Tetapi, mereka tetap berbahaya, seperti ketika sepakan Robinho memaksa Arcari menepisnya jadi sepak pojok.

Tendangan spekulasi yang dilepas Davide Baiocco di menit 76 memperlihatkan Brescia bukannya tanpa semangat ingin menang. Tetapi sepakan jarak jauh Baiocco itu masih tinggi di atas mistar.

Pada menit 81, Brescia tinggal berjarak beberapa inci dari gol. Kali ini, tendangan Alessandro Diamanti berbelok arah kena badan Urby Emmanuelson dan menabrak mistar gawang Milan serta berbuah korner.

Semenit kemudian, Milan mencetak gol tunggal dalam laga ini. Cassano melepas umpan terobosan kepada Robinho dan dengan sekali tendang Robinho menaklukkan Arcari yang menerjang maju. Brescia 0, Milan 1.

Di menit 88, Brescia nyaris menggagalkan kemenangan Milan saat Diamanti melepas tendangan ke arah pojok bawah gawang Milan. Namun kiper Milan Christian Abbiati menjatuhkan diri dan menepisnya.

Skor 0-1 buat keunggulan Milan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tandan berakhirnya pertandingan.

Milan 3 Sampdoria 0

AC Milan semakin kokoh di puncak klasemen setelah berhasil meraih tiga angka saat menjamu Sampdoria. Rossonerri memetik poin sempurna usai memenangi pertandingan 3-0.

Di San Siro, Minggu (17/4/2011) dinihari WIB, Milan membuka skor lewat tendangan bebas Clarence Seedorf di pertengahan babak pertama dan keunggulan itu bertahan hingga jeda.

Il Diavolo Rosso baru dapat menambah pundi-pundi golnya di babak kedua. Antonio Cassano mencetak gol kedua di laga ini disusul oleh gol dari Robinho.

Tiga angka yang diraih membuat tim asuhan Massimilliano Allegri tetap di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin dari Napoli yang jadi pesaing terdekatnya. Tetapi angka ini masih dapat kembali terpangkas menjadi tiga jika Napoli bisa mengalahkan Udinese, Minggu (17/4).

Jalannya Pertandingan

Milan mengambil inisiatif serangan lewat Kevin-Prince Boateng di menit kedua. Lewat kerjasamanya dengan Mark Van Bommel, sepakan pemain internasional Ghana itu masih melebar ke kiri.

Respon Sampdoria terjadi di menit 16 dan 17. Sundulan Fernando Tissone tipis saja melebar ke kiri dan sepakan Daniele Gastaldello masih bisa diselamatkan Christian Abbiati.

Abbiati harus diganti dua menit kemudian karena mengalami cedera dan digantikan oleh Marco Amelia.

Pelanggaran Massimo Volta kepada Boateng berbuah tendangan bebas. Seedorf yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Dari jarak cukup jauh, gelandang Belanda ini melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti dan mengarah ke tiang jauh. Di menit 20 Bola tak sanggup dijangkau Gianluca Curci yang masuk.

Lima belas menit kemudian, upaya Milan lain lahir dari kaki Robinho. Namun sepakan striker Brasil ini jauh melebar ke sisi kanan gawang Curci.

Alexandre Pato harus mengakhiri pertandingan lebih dini. Tampaknya ia mengalami cedera dan digantikan oleh Antonio Cassano yang masuk di menit 41.

Robinho mengawali serangan Milan di 10 menit babak kedua dengan sepakan dari arah tengah kotak yang masih melebar.

Tak lama berselang, giliran Gianluca Zambrotta yang menebar ancaman. Umpan Seedorf diterima bek Italia itu dan melepas tendangan kaki kiri tapi masih sanggup ditangkap Curci.

Tim tuan rumah menerima angin segar usai Massimo Volta melakukan hand ball di area terlarang. Cassano sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadikan Milan kini memimpin 2-0 di menit 54.

Robinho akhirnya berhasil mencetak namanya di papan skor tujuh menit kemudian lewat sundulannya dari jarak dekat yang bersarang di tengah gawang Sampdoria.

Cassano! Striker Italia itu membuat tendangan dari tengah kotak hasil kerjasamanya dengan Boateng di menit 79.

Tim tamu melancarkan serangan balik cepat dan sempat membahayakan gawang yang dijaga Amelia. Fernando Tissone memberi operan kepada Angelo Palombo dan ia melepas sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Tapi belum tepat sasaran.

Susunan Pemain:
AC MILAN: Abbiati (Amelia '19), Yepes, Silva, Zambrotta, Abate, Van Bommel (Pirlo '74), Boateng, Gattuso, Robinho, Pato (Cassano 41')

SAMPDORIA: Curci, Gastaldello, Martinez (Zauri 58'), Volta, Koman, Tissone, Palombo, Laczko, Dessena, Maccarone, Pozzi (Biabiany 76')

Fiorentina 1 Milan 2, ibra kartu merah

ibra kartu merah lagi...
MILAN: Abbiati, Abate, Yepes, Thiago Silva, Zambrotta, Flamini, Van Bommel, Seedorf, Boateng, Pato, Ibrahimovic.
FIORENTINA: Boruc, Comotto, Gamberini, Natali, Pasqual, Donadel, Montolivo, Vargas, Santana, Ljajic, Gilardino.

AC Milan memetik kemenangan tipis 2-1 atas Fiorentina untuk kembali menjauh dari kejaran Napoli. Clarence Seedorf dan Alexandre Pato jadi pahlawan usai bikin gol, sementara Zlatan Ibrahimovic dapat kartu merah.

Meski perolehan poinnya disamai Napoli yang beberapa jam sebelumnya menundukkan Bologna 2-0, Milan tetap tampil tenang dan penuh percaya diri dalam laga di Stadion Artemio Franchi, Senin (11/4/2011) dinihari WIB.

Hasilnya adalah gol cepat yang dibuat Clarence Seedorf di menit tujuh sebelum digandakan Pato di menit 41. Gol tunggal La Viola datang 10 menit sebelum laga tuntas melalui sepakan Juan Manuel Vargas.

Kemenangan Rossoneri harus tercoreng oleh kartu merah yang didapat Zlatan Ibrahimovic, yang diusur wasit pada menit 87 usai dapat kartu kuning kedua. Kartu merah tersebut seperti melanjutkan masalah indisipliner yang didapat Ibra karena laga kontra Fiorentina ini merupakan pertandingan comeback setelah absen dua laga akibat memukul pemain Bari.

Kemenangan ini membuat Milan kembali menjauh dari kejaran Napoli. Milan kini punya 68 poin, unggul tiga dari Marek Hamsik cs yang punya angka 65.

Jalannya Pertandingan

Baru dua menit pertandingan berjalan Milan sudah punya peluang melalui sepakan Seedorf dari dalam kotak penalti yang masih bisa dihadang kiper Boruc. Fiorentina langsung membalas di menit empat saat tendangan salto Santana tepat megarah ke pelukan Cristian Abiatti.

Tampil lebih agresif Milan akhirnya unggul saat laga masuk menit tujuh. Gol ini bermula dari umpan cantik Ibra pada Seedorf yang masih mampu dipatahkan barisan belakang Fiorentina.

Bola yang mental ke arah Pato langsung ditanduk oleh striker asal Brasil itu kembali ke arah Seedorf. Pemain bertahan Fiorentina sepertinya tak menduga kalau bola akan dikembalikan ke gelandang Belanda itu, berdiri besas tanpa kawalan sepakan keras Seedorf bersarang di gawang. 1-0 Milan unggul.

Tiga menit berselang Milan punya peluang menggandakan keunggulan. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper sepakan Pato masih terhadang Boruc.

Selanjutnya Milan mendominasi jalannya laga. Namun La Viole tetap mampu mengkreasikan peluang yang salah satunya datang dari sepakan jarak jauh Adem Ljajic yang mengarah ke sudut bawah gawang dengan susah payah ditepis Abiatti.

Setelah tendangan Gianluca Zambrotta memanfaatkan umpan datar tendangan sudut Pato masih bisa ditepis kiper, Milan akhirnya menggandakan keunggulan di menit 41 melalui serangan yang terbangun rapi.

Bermula dari umpan backheel Kevin Boateng, Ibra menusuk ke muka kotak penalti Fiorentina dan mengembalikan pada Boateng yang menusuk di sisi kanan. Melakukan sprint ke arah kotak penalti bola yang diumpan Boateng ke muka gawang diceploskan menjadi gol oleh Pato. Milan unggul 2-0.

Di babak kedua Ibrahimovic juga membuang dua peluang matang yang dia miliki. Setelah sepakannya dalam posisi satu lawan satu dengan kiper masih melenceng di tiang jauh, kerjasama satu-dua yang dia lakukan dengan Pato juga tak membuahkan hasil. Tendanan Ibra kembali melenceng.

Di pertengahan babak kedua Fiorentina mengklaim penalti menyusul insiden yang melibatkan Seedorf dan Gianluca Comotto. Namun wasit tidak mengacuhkannya dan justru menganggap telah terjadi pelanggaran untuk Milan.

Sepuluh menit sebelum bubaran gawang Milan berhasil dibobol. Abiatti sesungguhnya tampil bagus saat menghalau sepakan keras Montolivo. Namun bola rebound yang disambar Vargas tak mampu dihadang masuk ke gawang, apalagi bola berubah arah setelah membentur dada Gennaro Gattuso.

Milan kemudian berada dalam tekanan untuk bisa mempertahankan keunggulan. Dalam kondisi tersebut Diavolo Rosso malah harus kehilangan Ibra yang langsung dapat kartu merah dari wasit karena dianggap menghina hakim garis saat memprotes sebuah lemparan ke dalam.

Milan akhirnya bisa bertahan meski hanya dengan 10 orang di sisa waktu. Hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-1 untuk kemenangan Milan tidak berubah.